RSS

YEE,,KOK MINDER?!?


Rasa minder atau rendah diri biasanya muncul akibat perasaan kurang; kurang pandai, kurang cantik,kurang berharga, kurang mampu, dsb. Kebalikannya adalah rasa percaya diri. Penyebabnya macam-macam. Bisa karena waktu kecil orang tua sering melarang, g boleh ini g boleh itu. Dikritik melulu. Pokoknya begini salah begitu salah g pernah ada benarnya. Atau teman-teman seperamainan kerap mencelan dan mengejek. Lama-kelamaan kata-kata negative yang diterima itu mengendap dalam diri kita. Lalu jadilah diri kita kurang ini kurang itu. Mangkanya jangan deh kita suka mencela teman, saudara atau siapapun. Sebab kalau sampai mengena di hati mereka dan kemudian mereka jadi minder.

Penyebab lain bisa juga karena suka melihat kelebihan orang lain. Wah, si Anu enak, orang tuanya kaya. Wah, si Ano lebih pandai. Wah, si Ani lebih cantik dan popular. Dan masih banyak wah yang lainnya. Akibat kita jadi kurang bisa menghargai diri sendiri; atau tidak bisa melihat kelebihan yang ada dalam diri kita.

Setiap orang pasti mempunyai kekurangan dan kelebihan. Tidak orang yang sempurna tanpa cacat. Orang yang kelihatannya hidup enakpun belum tentu merasa demikian. Dunia kita, keluarga kita, diri kita sesungguhnya tidak kurang indah dibandingkan dunia, keluarga, dan diri orang lain. Hanya mungkin kerap kurang bisa menghargai apa yang ada pada diri kita. Bisa juga pernah melakukan kesalahan atau mengalamai kegagalan di masa lalu. Misalnya kita tidak pernah naik kelas. Atau kita pernah melakukan kesalahan fatal dan memalukan. Jadinya kita malu terhadap orang lain. Padahal kita adalah ciptaan Allah yang sangat berharga. Betapa pun buruk dan jeleknya masa lalu kita, itu tidak mengurangi nilai kita dihadapan Allah. Seperti uang deh. Mau g dikasih uang lembarang lima puluh ribuan. Siapa yang nolak kan? Lalu kalau uang itu dipuntal-puntal dan diinjak-injak hingga kotor, masih mau? Pasti masih. Kenapa? Karena sekalipun uang itu sudah kotor dan dekil, tetapi nilainya tidak berkurang bukan? Tetap 50.000.

Nah, seperti itu jugalah kita. Mungkin memang kita pernah melakukan kesalahan buruk di masa lalu, tetapi kalau kita sudah sadar dan bertobat, ya sudah donk. Di mata Allah nilai kita tidak berkurang. Allah akan selalu senang menyambut kita kembali. Betapa pun manusia telah berdosa, Allah tetap mengasihi dengan menegur dan menyelamatkan.

So, kalau Allah sudah begitu menghargai kita, mengapa kita tidak menghargai diri kita sendiri?! Rasa minder sebetulnya sama dengan tidak mensyukuri dan menyepelekan ciptaan dan anugerah Allah.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

:: MASA LALU BIARLAH BERLALU ::

Mengingat masa lalu, berinteraksi dengannya, menghadirkannya kembali dan bersedih atas tragedi yang telah lalu merupakan kebodohan, karena dapat membunuh semangat dan menghancurkan kehidupan di hari ini.

Lembaran masa lalu bagi orang yang cerdas akan dilipat dan takkan pernah diceritakan, ditutup selamanya di 'ruang' pelupaan, diikat dengan tali-tali kuat dalam penjara pembuangan, dan selamanya takkan pernah dikeluarkan kembali. Ia menutupnya dengan rapat. Sebab, masa lalu telah berlalu dan episodenya telah usai.

Kesedihan takkan mampu mengulang masa lalu, kegelisahan takkan bisa memperbaikinya, kegundahan takkan bisa meluruskan kesalahannya, dan keruhnya hati pun takkan kuasa menghidupkannya kembali. Sebab ia telah mati. Anda jangan hidup dalam bayangan masa lalu atau di bawah naungan masa silam! Bebaskan diri Anda dari bayangan buruk masa silam! Apakah Anda ingin mengembalikan sungai ke hulunya, matahari ke tempat terbitnya, seorang anak ke rahim ibunya, air susu ke payudara, atau air mata ke pelupuk mata?


Interaksi Anda dengan masa lalu, kegelisahan Anda, terbakarnya Anda dengan apinya, dan tersungkurnya Anda di pintunya adalah tragedi yang menakutkan. Membaca lembaran masa lalu hanya akan memupus masa depan, mengendurkan semangat dan menyia-nyiakan hari ini. Memang, Allah telah mengisahkan kehidupan umat terdahulu, namun kemudian Dia berfirman yang artinya, "Itulah umat yang telah lalu." Kisah telah berakhir dan usai, tidak ada gunanya membedah bangkai zaman atau memutar kembali roda sejarah.

Suatu malapetaka besar manakala kita mengabaikan hari ini dan menyibukkan diri dengan masa lalu. Kita tak mengacuhkan istana-istana kita yang indah dan malah menghitung puing masa lalu yang berserakan. Sekiranya manusia dan jin berhimpun untuk mengulang episode masa lalu, niscaya mereka takkan mampu memutarnya kembali. Itulah sejatinya kemustahilan.

Orang yang cerdas takkan menengok ke belakang dan takkan melihat masa silam. Sebab, angin itu berhembus ke arah depan, air mengalir ke depan dan kafilah berjalan ke depan. Maka Anda jangan menyelisihi Sunnah kehidupan!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

MISTERI MASA DEPAN !?!?


Apa yang kita pikirkan atau bayangkan tentang masa depan? Jawabnya bisa macaam-macam. Orang yang optimis barang kali bisa menjawab, “Cerah dong!” Sedang orang yang pesimis bisa jadi akan menjawab “Wah,,suram!” Dan orang yang realistis kemungkinan akan menjawab “Auk ah,,gelap!” Kenapa jawaban ketiga dibilang realistis, karena memang sesungguhnya siapa sih yang bisa tahu masa depan bahwa masa depan akan begini dan begitu?! Tidak seorangpun! Masa depan adalah misteri. Tidak jelas. Apakah hidup kita akan dilingkupi awan gelap dan kabut pekat, ataukah sinar matahari hangat nan cerah?? Tidak seorangpun yang bisa memastikannya. Nah,,karena kita tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi di masa depan, maka pertama, hargailah apa yang kita punya sekarang; entah waktu, teman, keluarga, pekerjaan, dan bahkan hidup ini sendiri. Sebab kita tidak tahu sampai berapa lama semua itu akan kita miliki, mungkin setahun lagi, mungkin sepuluh tahun lagi, atau mungkin besokpun kita akan kehilangan. Semua kemungkinan itu bisa saja terjadi. Ingat,,segala sesuatu itu baru terasa berharga kalau sudah tidak ada. Tetapi kalau sudah tidak ada,,ya,,terlambat. Tidak ada yang bisa kita lakukan lagi, bukan??

Kedua, jangan menunda-menunda apa yang bisa kita kerjakan sekarang (yang baik tentunya). Kerjakanlah sekarang. Sebab sekali kesempatan itu hilang, belum tentu akan ada lagi kesempatan lain berikutnya. Ketiga, jangan mencemaskan masa depan begitu rupa, sampai-sampai kita tidak bisa menikmati masa sekarang. Kerap kita mencemaskan hal-hal yang sebetulnya belum tentu akan terjadi. Misalnya, takut tidak lulus ujian sehingga stress sendiri. Padahal ujiannya saja belum. Lalu, bagaimana donk?? Just do the best, let god do the rest. Lakukan yang terbaik dari yang bisa kita lakukan, selebihnya biarkan Allah yag menyelesaikan. Prinsipnya itu. Berusaha dan berserah.

Keempat, jangan kecil hati kalau sedang bersusah, tetapi jangan lupa diri kalau sedang bersuka. Karena di masa depan semua itu bias saja berubah. Orang yang sekarang kaya raya, berkuasa, dan punya pengaruh besar; belum tentu 20-30 tahun lagi masih kaya raya, berkuasa, dan punya pengaruh besar. Bisa saja malah sebaliknya; jatuh melarat, jadi bahan cemoohan dan caci maki, serta dihindari orang. Sedang orang yang sekarang miskin, jadi bulan-bulanan, dan dijauhi orang, kelak bisa saja justru jadi orang yang berhasil dan berpengaruh.
Demikian juga orang yang sekarang berandalan, berkelakuan buruk, bahkan jahat, kelak bisa saja berubah menjadi orang baik. Dan sebaliknya orang yang sekarang ini baik-baik, berperilaku saleh, kelak bisa saja malah menyimpang dari kebenaran.

Maka, tetap waspada itu perlu. Selalu berjaga-jaga itu harus. Dan jangan lengah tidak dapat tidak. Prinsipnya, lebih baik menjadi bekas orang miskin daipada menjadi bekas orang kaya. Lebih baik menjadi bekas orang jahat daripada menjadi bekas orang baik. SETUJU?!?

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments1

SAJAK UNTUK KAWAN

-->

Andai perpisahan ini sebuah mimpi..
Gerimis takkan mengundang untuk mata ini menetes air mata pilu
Sayang gerimis telah mengundang..dan air mata pilupun tak terbendung..
Pertanda perpisahan ini sebuah kenyataan..

Walupun perpisahan ini bukanlah mimpi..
Aku hanya bias berdoa dan berharap pada Ilahi Robbi…
Dalam doa ku berharap :
“Ya Allah jangan pisahkan kami karena perpisahan ini,,tetaplah Kau jaga silaturrahmi kami semua”
Hanya itu yang ku mampu saat ini
Yakinlah Allah takkan memisahkan kita karena perpisahan ini…

Untukmu sobat kurangkai kata ini dan kujadikan sebait puisi..
Dengan sebait puisi ini ku ingin ucapkan :
Inikah yang terbaik yang Allah berikan??
Inikah bingkisan terindah untuk kita semua???
Jika memang ini bingkisan terindah untuk kita,,
Ku hanya bisa berharap ini bukanlah akhir segalanya..
Ku berharap ini awal untuk kita menapaki masa depan..

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0

Tutorial Oracle 10g >>> Mengontrol Akses User

http://docs.google.com/fileview?id=0B3sEEzXHr4I7MzUwYzA5YjgtM2FhZS00MjUxLWFmMjEtMWVlZDk3OWMyNWJj&hl=en

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read User's Comments0