YEE,,KOK MINDER?!?
:: MASA LALU BIARLAH BERLALU ::
Mengingat masa lalu, berinteraksi dengannya, menghadirkannya kembali dan bersedih atas tragedi yang telah lalu merupakan kebodohan, karena dapat membunuh semangat dan menghancurkan kehidupan di hari ini.
Lembaran masa lalu bagi orang yang cerdas akan dilipat dan takkan pernah diceritakan, ditutup selamanya di 'ruang' pelupaan, diikat dengan tali-tali kuat dalam penjara pembuangan, dan selamanya takkan pernah dikeluarkan kembali. Ia menutupnya dengan rapat. Sebab, masa lalu telah berlalu dan episodenya telah usai.
Kesedihan takkan mampu mengulang masa lalu, kegelisahan takkan bisa memperbaikinya, kegundahan takkan bisa meluruskan kesalahannya, dan keruhnya hati pun takkan kuasa menghidupkannya kembali. Sebab ia telah mati. Anda jangan hidup dalam bayangan masa lalu atau di bawah naungan masa silam! Bebaskan diri Anda dari bayangan buruk masa silam! Apakah Anda ingin mengembalikan sungai ke hulunya, matahari ke tempat terbitnya, seorang anak ke rahim ibunya, air susu ke payudara, atau air mata ke pelupuk mata?
MISTERI MASA DEPAN !?!?

Apa yang kita pikirkan atau bayangkan tentang masa depan? Jawabnya bisa macaam-macam. Orang yang optimis barang kali bisa menjawab, “Cerah dong!” Sedang orang yang pesimis bisa jadi akan menjawab “Wah,,suram!” Dan orang yang realistis kemungkinan akan menjawab “Auk ah,,gelap!” Kenapa jawaban ketiga dibilang realistis, karena memang sesungguhnya siapa sih yang bisa tahu masa depan bahwa masa depan akan begini dan begitu?! Tidak seorangpun! Masa depan adalah misteri. Tidak jelas. Apakah hidup kita akan dilingkupi awan gelap dan kabut pekat, ataukah sinar matahari hangat nan cerah?? Tidak seorangpun yang bisa memastikannya. Nah,,karena kita tidak bisa memastikan apa yang akan terjadi di masa depan, maka pertama, hargailah apa yang kita punya sekarang; entah waktu, teman, keluarga, pekerjaan, dan bahkan hidup ini sendiri. Sebab kita tidak tahu sampai berapa lama semua itu akan kita miliki, mungkin setahun lagi, mungkin sepuluh tahun lagi, atau mungkin besokpun kita akan kehilangan. Semua kemungkinan itu bisa saja terjadi. Ingat,,segala sesuatu itu baru terasa berharga kalau sudah tidak ada. Tetapi kalau sudah tidak ada,,ya,,terlambat. Tidak ada yang bisa kita lakukan lagi, bukan??
Kedua, jangan menunda-menunda apa yang bisa kita kerjakan sekarang (yang baik tentunya). Kerjakanlah sekarang. Sebab sekali kesempatan itu hilang, belum tentu akan ada lagi kesempatan lain berikutnya. Ketiga, jangan mencemaskan masa depan begitu rupa, sampai-sampai kita tidak bisa menikmati masa sekarang. Kerap kita mencemaskan hal-hal yang sebetulnya belum tentu akan terjadi. Misalnya, takut tidak lulus ujian sehingga stress sendiri. Padahal ujiannya saja belum. Lalu, bagaimana donk?? Just do the best, let god do the rest. Lakukan yang terbaik dari yang bisa kita lakukan, selebihnya biarkan Allah yag menyelesaikan. Prinsipnya itu. Berusaha dan berserah.
Keempat, jangan kecil hati kalau sedang bersusah, tetapi jangan lupa diri kalau sedang bersuka. Karena di masa depan semua itu bias saja berubah. Orang yang sekarang kaya raya, berkuasa, dan punya pengaruh besar; belum tentu 20-30 tahun lagi masih kaya raya, berkuasa, dan punya pengaruh besar. Bisa saja malah sebaliknya; jatuh melarat, jadi bahan cemoohan dan caci maki, serta dihindari orang. Sedang orang yang sekarang miskin, jadi bulan-bulanan, dan dijauhi orang, kelak bisa saja justru jadi orang yang berhasil dan berpengaruh.
Demikian juga orang yang sekarang berandalan, berkelakuan buruk, bahkan jahat, kelak bisa saja berubah menjadi orang baik. Dan sebaliknya orang yang sekarang ini baik-baik, berperilaku saleh, kelak bisa saja malah menyimpang dari kebenaran.
Maka, tetap waspada itu perlu. Selalu berjaga-jaga itu harus. Dan jangan lengah tidak dapat tidak. Prinsipnya, lebih baik menjadi bekas orang miskin daipada menjadi bekas orang kaya. Lebih baik menjadi bekas orang jahat daripada menjadi bekas orang baik. SETUJU?!?
SAJAK UNTUK KAWAN
-->







